Pentingkah Sebutan Gelar Akademik bagi Seorang PNS?

Foto gambar Ilustrasi kuliah
Ilustrasi kuliah. Foto : Pixabay.

Beberapa tahun ini saya perhatikan banyak sekali Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau kalau menurut aturan yang baru sekarang menjadi Aparatur Sipil Nasional (ASN), berlomba-lomba melanjutkan sekolah. Memang belum punya data statistik yang memadai tentang jumlah PNS/ASN yang mengikuti izin belajar atau tugas belajar.

Berdasarkan informasi dan hasil obrol-obrol di warung kopi, nampaknya paling banyak yang melanjutkan sekolah itu dari jenjang Sarjana (S1) ke jenjang Pasca Sarjana (S2). Kalau berdasarkan obrol-obrol rata-rata mereka beralasan untuk "menyelamatkan" kenaikan pangkat dari golongan IIId ke IVa. Karena memang apabila hanya menempati eselon IVa ke bawah, pangkat tertinggi PNS/ASN tingkat sarjana adalah di golongan IIId.

Beberapa memang melanjutkan dari jenjang SMP/SMA ke jenjang setingkat lebih tinggi. Alasannya memang klasik, menyesuaikan golongan agar tidak mentok di kenaikan pangkat.

Dari alasan semua yang melanjutkan sekolah, sedikit sekali yang beralasan untuk pengembangan kapasitas diri. Hampir semua hanya untuk "menyelamatkan" golongan. Wah, sangat menyedihkan sekali.

Kalaulah semua beralasan seperti itu, saya menduga kuliah pun asal lulus dan kuliah di mana saja yang murah biayanya dan paling mudah lulus.

Kalau semua itu terjadi, alangkah mirisnya karena jika melihat data statistik, ternyata pegawai yang memiliki gelar sarjana atau pasca sarjana (S2) semakin meningkat saja jumlahnya. Namun jika menyimak alasan melanjutkan sekolah nampaknya hasilnya tidak akan ada peningkatan kapasitas yang bersangkutan.

Semoga saja tulisan saya ini tidak benar, artinya semua PNS/ASN yang melanjutkan sekolah semuanya demi untuk peningkatan kapasitas pribadi.

Pertanyaan saya, seberapa pentingkah sebutan gelar akademik bagi seorang PNS/ASN ?
loading...

Postingan terkait:

2 Tanggapan untuk "Pentingkah Sebutan Gelar Akademik bagi Seorang PNS?"

  1. betul gan, sepertinya fenomena yg terjadi memang begitu adanya.kebanyakan motifnya utk kenaikan pangkat/golongan...

    ReplyDelete
  2. @ruangshare : sangat sedikit yang niatnya untuk meningkatkan kapasitas pribadi, cuma asal lulus saja, soalnya dalam karir (terutama di daerah) nampaknya gak ada pengaruhnya lulusan mana dan ipk berapa hehehe .....

    ReplyDelete

Terima kasih telah berkomentar

adnow

loading...

Hotel, Kereta Api dan Tiket Pesawat Termurah by Pegipegi