Suku Cadang Mobil Eropa Itu Mahal, Mitos atau Fakta ?

Ilustrasi mobil Eropa pada Gaikindo Indonesia International Auto Show 2015
di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang, Banten,
Kamis (20/8/2015). Foto : Tribunnews.

Mobil Eropa yang beredar di Indonesia pada umumnya dikategorikan mobil mewah. Biasanya memang didominasi kendaraan atau mobil dengan cc atau kubikasi mesin besar. Selain itu memang penampilan eksterior dan interiornya mewah dan elegan.

Tetapi permasalaannya adalah ketika orang membeli mobil merek Eropa selalui dihantui  soal ketersediaan dan harga suku cadang. Hal ini dibahas oleh Tribunnews.

Gosip lama tentang mahalnya harga suku cadang mobil Eropa terus beredar dari mulut ke mulut, bahkan sebagian besar penguna mobil seakan terhegemoni dengan mitos soal harga spare part yang sudah jauh lebih tinggi ketimbang merek-merek Jepang. Benarkah gosip itu ?

Vice President Sales BMW Group Indonesia Jentri W Izhar menyampaikan kepada Tribunnews, bahwa harga suku cadang yang mahal susah diukur karena sifatnya relatif.

Dia pun memberi jawaban diplomatis, bahwa untuk menyiasati hal ini, sebagai salah satu merek Eropa dan masuk kategori premium, BMW memberikan program aftersales khusus bernama Service Inclusive.

”Rasanya itu cukup kami jawab dengan program BMW Service Inclusive. Ini adalah program bebas biaya perawatan selama lima tahun atau setara 60.000 kilometer. Kami menjamin ketersediaan suku cadang fast moving, sehingga konsumen bmw tidak perlu kuatir dengan biaya servis,” kata Jentri, Kamis (3/12/2015), di Jakarta.

Secara implisit, BMW Indonesia tidak bisa mengatakan bahwa harga suku cadang mobil Eropa, khususnya BMW mahal dibandingkan mobil Jepang.

Selain itu, Jentri juga menegaskan bahwa segmen pembeli mobil premium adalah sebagian besar orang-orang yang tidak sesnsitif dengan harga. Hal itu tebrukti dari penjualan BMW Group Indonesia yang naik 5 persen pada 10 bulan pertama 2015, di saat pasar mobil di Indonesia turun belasan persen.

Kendati dijamin, namun Jentri juga menyatakan bahwa ada saja beberapa suku cadang yang harus dipesan, bergantung jenis dan tipe mobil. Tentu semua suku cadang bisa dipesan melalui dealer, hanya ketersediaannya terbatas.

”Inden itu balik lagi kepada ketersediaan suku cadang, apakah di Indonesia atau di Malaysia atau Jerman atau bahkan sudah tidak diproduksi lagi. Apabila sudah tidak diproduksi lagi, masuknya ke special order, itu biasanya ke orang-orang yang restorasi ke mobil klasik,” ujar Jentri.
loading...

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Suku Cadang Mobil Eropa Itu Mahal, Mitos atau Fakta ?"

Post a Comment

Terima kasih telah berkomentar

adnow

loading...

Hotel, Kereta Api dan Tiket Pesawat Termurah by Pegipegi