Taman Bunga Amaryllis Ala Keukenhof dari Gunung Kidul-Yogyakarta

http://news.liputan6.com/read/2376816/kebun-bunga-amirilis-sulap-gunungkidul-jadi-keukenhof-belanda
Bunga Amaryllis di Patuk-Gunung Kidul, Yogyakarta. Foto : Liputan6.

Bunga Amaryllis yang sedang bermekaran di Gunung Kidul Yogyakarta sedang menjadi trending topic di media sosial seperti facebook, twitter dan instagram. Sampai muncul istilah Keukenhof dari Gunung Kidul. Berita mekarnya bunga Amaryllis yang hanya setahun sekali ini dirilis Kompas.

Ada pemandangan menarik di seputaran jalan raya Gunung Kidul-Yogyakarta, tepatnya di Desa Salam, Kecamatan Patuk, Gunung Kidul, DI Yogyakarta.

Di pinggir jalan itu tumbuh hamparan bunga berwarna oranye yang indah dipandang mata. Ada yang menyebut bunga-bunga yang bernama amaryllis itu sebagai bunga lili hujan, bunga bakung, atau bunga bawang.

Beberapa sumber menyebutkan, bunga itu memang tumbuh lebih banyak pada musim hujan dibandingkan pada hari biasa sehingga disebut lili hujan.

Bunga yang umumnya tumbuh pada waktu tertentu menjelang musim hujan itu jadi daya tarik bagi pengendara yang melintas di kawasan itu.

"Memang saat seperti ini banyak yang berhenti untuk sekadar foto. Pada hari biasa memang tidak ada," kata Fauzi, warga Kepek, Gunung Kidul, saat ditemui beberapa hari lalu.

Sebagian dari pengguna jalan berhenti untuk mengabadikan diri bersama hamparan bunga. Ada yang berfoto sendiri alias selfie, berdua pasangan, atau berkelompok.

http://regional.kompas.com/read/2015/11/27/20213321/Ini.Kebun.Bunga.Amaryllis.yang.Sedang.Jadi.Pembicaraan
Warga antusias berfoto di hamparan kebun bunga Amaryllis atau lily di Pathuk,
Gunung Kidul yang hanya mekar setahun sekali.. Foto : Kompas.

Hasilnya mirip foto di kebun bunga luar negeri, bak di kebun bunga Keukenhof, Belanda, walaupun ini hanya satu jenis bunga. Foto-foto itu pun menyebar luas dan jadi pembicaraan di media sosial, seperti Facebook dan Twitter, ataupun aplikasi chat seperti Whatsapp.

Pada musim penghujan seperti saat ini, keindahan bunga itu juga dimanfaatkan oleh warga setempat untuk menambah penghasilan dengan menjualnya di tepi jalan.

Terlebih lagi, jalur itu jadi jalan utama bagi wisatawan dari luar Gunung Kidul untuk menuju tempat wisata pantai di Gunung Kidul.

Hamparan kebun bunga amaryllis di Patuk ditanam oleh warga bernama Wartini di lahan seluas 2.000 meter persegi. Ia harus menebar bebih 2 ton untuk menciptakan kebun bunga yang indah tersebut.

Menurut Flowers.org.uk, bunga lili tumbuh di berbagai negara dan memiliki banyak jenis.

Pada dasarnya, bunga lili memiliki ciri-ciri yang sama dengan daun dan bunga yang menyerupai terompet. Mereka seperti merunduk.

Saat mekar, spesies itu memiliki bau yang harum, memiliki tinggi 30 cm-120 cm. Beberapa jenis lain bisa tumbuh lebih tinggi.

Habitat tiap spesies juga berbeda di berbagai negara. Misalnya, spesies Monadelphum lilium dan Lilium pyrenaicum berasal dari negara-negara Eropa, seperti Turki dan Spanyol.

Jenisnya juga berbeda. Yang terkenal adalah lili putih Lilium candidum atau Madonna lily dan lili Paskah (bakung Paskah), yang berasal di Taiwan serta memiliki cluster bunga berbentuk terompet dan daun mengkilap.

Menurut sumber, lili dengan jenis tertentu dikenal manusia selama ribuan tahun, dibudidayakan untuk membuat salep obat, dan dipopulerkan oleh orang Yunani dan Romawi.

Nama lili berasal dari kata Yunani, "leiron", yang mengacu pada lili Madonna putih yang diyakini telah tumbuh dari susu Dewi Hera.


loading...

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Taman Bunga Amaryllis Ala Keukenhof dari Gunung Kidul-Yogyakarta"

Post a Comment

Terima kasih telah berkomentar

Artikel Terkait :

Hotel, Kereta Api dan Tiket Pesawat Termurah by Pegipegi