Pantaskah Saya Maju di Pilkada ?

Pantaskah Saya Maju di Pilkada ?.... Nah itu pertanyaan singkat tapi menggelitik. Tapi itulah fenomena yang lagi trend sekarang, banyak orang berlomba untuk maju di pilkada. Meskipun memang di beberapa daerah, sekarang ini malah nampaknya kekurangan calon karena yang maju cuma sepasang. Nah, yang maju pun itu adalah calon incumbent alias penguasa sebelumnya.

Beberapa daerah memang sudah waktunya melaksanakan pemilu kada, tetapi nampaknya masih kekurangan calon. Daerah yang sudah waktunya melaksanakan pemilu kada tapi masih calon tunggal sampai batas waktu pendaftaran di KPUD adalah:
  1. Kabupaten Tasikmalaya di Jawa Barat.
  2. Kabupaten Blitar di Jawa Timur.
  3. Kota Mataram di Nusa Tenggara Barat.
  4. Kota Samarinda di Kalimantan Timur.
  5. Kabupaten Timor Tengah Utara. di Nusa Tenggara Timur.
  6. Kabupaten Pacitan, Jawa Timur.
  7. Kota Surabaya, Jawa Timur.
Ketiadaan calon lain itu sebenarnya menimbulkan pertanyaan besar nampaknya. Kalo saya mengambil contoh Kota Surabaya, saya yakin karena calon lain akan berfikir ribuan kali jika bersaing dengan Ibu Tri Rismaharini atau lebih dikenal dengan Ibu Risma. Karena memang beliau terkenal luar biasa dalam memimpin Kota Surabaya dan tentunya qualified. Untuk daerah lain saya males berkomentar ah, nanti dikira black campaign lagi ....

Nah, karena banyaknya calon tunggal itu, lantas terpikiran buat nyalon di pilkada tapi pertanyaannya adalah : Pantaskah Saya Maju di Pilkada ?....

Dengan calon tunggal itu konon katanya akhirnya pilkada ditunda sampai ada aturan yang mengatur lain. Ada peluang buat nyalon nih ... hahaha ...

Masalahnya adalah teryata saya gak punya modal untuk mengurus proses pencalonan. Mau dari partai atau dari independen dipastikan ada modal minimal yang harus dikeluarkan kan ? ... Nah, apabila seandainya saya terpilih nanti dipastikan saya pasti mikir balikin modal dulu dong ya ... Kecuali saya sudah sekaya Bill Gates kali hehehe...

Katakan saya ada modal dan gak mikiran balikin tuh modal, tapi kalo saya maju pilkada kan gak mungkin sendirian dong. Pasti ada kawan-kawan yang bantu saya dari mulai nemenin daftar sampe ke menyiapkan konsep dan seterusnya kampanye dan lain sebagainya. Nah, meskipun mereka adalah kawan baik saya tapi saya khawatir apabila saya terpilih nanti tiba-tiba mereka malah merasa paling berjasa sendiri sehingga sepertinya akan membuat saya kikuk dan kagok ketika saya harus ambil keputusan nanti.

Dukungan keluarga tentunya sangat besar dong ya seandainya saya mencalonkan diri jadi kepala daerah. Nah, seandainya saya terpilih nanti saya gak mau mereka dimanfaatkan sekelompok orang untuk seolah-olah membantu kerjaan saya, yang ujung-ujungnya mereka akan nampak sangat berperan, padahal saya tidak mengharapkan kejadian seperti itu.

Nah, ini yang terakhir yang paling saya takutkan, ternyata sekarang ini banyak banget kepala daerah yang berperkara dengan aparat hukum. Ujung-ujungnya tersangkut kasus hukum ... Wah, ... amit-amit deh ....

Semua yang saya takutkan itu tentunya tidak dipengaruhi oleh tingkat pendidikan atau kecerdasan lho ya. Mau saya bodoh atau pinter, itulah yang mungkin terjadi pada saya seandainya maju di pilkada.

Ya udah deh, saya sepertinya sangat gak pantas maju di pilkada manapun hahaha ....
Pantaskah Saya Maju di Pilkada ? Pantaskah Saya Maju di Pilkada ? Reviewed by Ghost Ships on 4:22:00 PM Rating: 5

2 comments:

Terima kasih telah berkomentar

loading...
Powered by Blogger.