Pentingnya Mitigasi ketika Menghadapi Bencana Alam

Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki potensi bencana yang beragam. Hal ini tentunya jangan sampai membuat kita berkecil hati. Tetapi sebagai warga negara Indonesia yang tinggal di Indonesia, kita perlu memahami resiko bencana dan upaya untuk menyelamatkan diri. Tulisan yang  bersumber dari BMKG tentang mitigasi bencana ini semoga dapat memberika wawasan kepada kita semua.
Ilustrasi mitigasi risiko.
Ilustrasi mitigasi risiko. Sumber : wikimedia.
Banjir dan tsunami dapat membunuh, tapi hujan tidak membunuh begitu juga dengan gempa, "Earthquakes don't kill, but collapsed buildings do", gempabumi tidak membunuh, tapi reruntuhan bangunanlah. Sudah banyak yang membuat peta potensi gempabumi dan tsunami di Indonesia, sebarannya dari ujung barat sampai timur Indonesia.

Sadar bahwa kita tinggal di negara yang rawan akan potensi gempabumi yang bisa esok atau lusa, apa yang harus kita lakukan? Untuk gempabumi dan tsunami, solusi yang terbaik khususnya untuk Indonesia adalah dengan mitigasi bencana.

Mitigasi bencana adalah serangkaian upaya untuk mengurangi risiko bencana, baik melalui pembangunan fisik maupun penyadaran dan peningkatan kemampuan menghadapi ancaman bencana (Pasal 1 ayat 6 PP No 21 Tahun 2008 Tentang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana).

Mitigasi untuk hujan dan banjir mungkin seperti membawa payung, perbaikan atap rumah, pembenahan drainase dan lainnya. Untuk gempabumi dan tsunami sama juga dengan melakukan penguatan infrastruktur seperti bangunan tahan gempa dan lainnya, tetapi yang paling penting dan yang paling utama adalah peningkatan kewaspadaan dan kesiapsiagaan, “Awareness and Preparedness”, dan mempertahankan sikap tersebut. Sehingga masyarakat selalu waspada dan siap menghadapi bencana gempabumi dan tsunami.

Hujan kadang turun walaupun sebelumnya diprediksi cuaca akan cerah, dan kadang turun di musim kemarau, Apabila kita asumsikan membawa payung adalah sebagai tindakan kewaspadaan dan kesiapsiagaan terhadap hujan, "Apakah kita akan membawa payung apabila esok hari diprediksi tidak akan turun hujan?" atau lebih jauhnya "Apakah kita akan tetap membawa payung pada suatu musim kemarau panjang?”.

Lebih jauh lagi, “Apabila kita sudah membawa payung tapi ternyata hujan tidak kunjung turun, apakah kita akan menyesal dan merasa rugi sudah membawanya?”.

Coba ganti hujan dengan gempabumi untuk pertanyaan tersebut. Jadi bagaimana dengan kewaspadaan dan kesiapsiagaan terhadap gempabumi dan tsunami?
Pentingnya Mitigasi ketika Menghadapi Bencana Alam Pentingnya Mitigasi ketika Menghadapi Bencana Alam Reviewed by Ghost Ships on 5:51:00 AM Rating: 5

No comments:

Terima kasih telah berkomentar

loading...
Powered by Blogger.