Menyusuri Indahnya Jalur Lintas Selatan Pacitan (Trip to Jatim day 2)

Hotel Cyka Raya Wonosari
Hotel Cyka Raya Wonosari
Perjalanan hari kedua, dimulai dari Wonosari, start dari Hotel Cyka Raya jam 7 pagi. Rencana perjalanan melewati Jalan Lintas Selatan Pracimantoro-Pacitan.

Meskipun nampaknya sekelilingnya gersang, tetapi karena masih pagi, hawa terasa adem dan masih nampak ada kabut tipis di sela pegunungan kapur dan pohon jati. Awal perjalanan jalanan masih cukup lebar, tetapi setelah sekitar 20 menit perjalanan, jalanan mulai menyempit dan berkelok dan gak bergelombang. Tapi gak jauh, hanya sekitar 5 km saja. Setelah itu ketemu jalan agak lebar dan mulus.

Berhubung di hotel gak sempet sarapan, akhirnya sarapan di perhentian pertama di Museum Karst Pracimantoro.
Museum Karst Indonesia di Pracimantoro
Museum Karst Indonesia di Pracimantoro
Nama museumnya adalah Museum Karst Indonesia. Letaknya di Desa Gebangharjo Kecamatan Pracimantoro Kabupaten Wonogiri, 45 km di selatan kota Wonogiri, persisinya pada koordinat S8.04081 E110.78313. Museum ini menggambarkan khasanah karst dengan keunikan goa-goa di Pracimantoro.

Sayang sekali saya datang kepagian, jam 7:35 jadi belum buka, tapi nampaknya sepi pengunjung, terlihat dari gak terisinya warung-warung di tempat parkir, padahal musim libur. Nampaknya kurang terawat, sampah berserakan di mana-mana. Sayang banget.

Pemandangan di sekitar tempat parkir museum
Pemandangan di sekitar tempat parkir museum

Karena perjalanan masih jauh, sarapan di sekitar museum gak terlalu lama, hanya foto-foto sebentar langsung berangkat. Perjalanan selanjutnya tetap di antara bukit kapur yang gersang. Jalan mulus dan lurus, namun sayang sekali pada koordinat S8.08469 E110.87188 jalan lurus Pracimantoro-Pacitan ditutup karena ada perbaikan, dibelokan ke arah kiri ke Giriwoyo, yang jaraknya hampir 2 kali lipat lebih jauh dengan kondisi jalan rata tetapi bergelombang.  Sampai ke koordinat S8.01948 E110.89668 belok kanan menuju ke Giriwoyo. Begitu sampai ke bundaran persimpangan Giriwoyo (koordinat S8.02998 E110.93870) dan ketemu lagi jalan lebar dan mulus .... Dan akhirnya ketemu lagi jalan yang seharusnya dilewati yaitu jalan Pracimantoro-Pacitan pada koordinat S8.11666 E110.99543. 

Rencana perhentian pertama adalah Pantai Klayar, di jalur jalan Pracimantoro-Pacitan belok kanan di koordinat S8.13649 E111.01144. Jarak dari pinggir jalan ke Pantai Klayar sekitar 19 km. Dengan kondisi jalan mulus hanya sampai ke Goa Gong. Sisanya jalan kecil dan parah, tetapi kabar baiknya sedang dalam pelebaran jalan.

Jarak dari Wonosari ke Pantai Klayar 83,1 km dan ditempuh dalam waktu sekitar 2 jam perjalanan. Jalan yang jelek dan berliku rupanya upaya yang ditebus untuk melihat pemandangan yang luar biasa indah.
Pantai Klayar di Pacitan yang indah
Pantai Klayar yang indah
 Pantainya bersih dan sepi pengunjung, mungkin karena tempatnya terpencil dan gak bisa berenang kali ya ? ... Tapi makan di sini enak dan murah, menunya goreng ikan dan udang hehehe ...
Mejeng dulu di Pantai Klayar hehehe ...
Mejeng dulu di Pantai Klayar hehehe ...
Setelah puas foto-foto plus makan cemilan dan kelapa muda (panas banget hehehe), lanjut perjalanan deh. Pulangnya ke jalan raya menjadi lebih cepat, karena sudah tau kondisi jalan, jadi meskipun sempit dan jelek udah bisa adaptasi.

Ternyata setelah tanya-tanya sama penduduk yang kebetulan sempet ngobrol, perkiraan ke Malang masih 5 jam perjalanan, artinya perkiraan nyampe sekitar jam 6 sore. Ternyata kembali perhitungan meleset, karena banyak berhenti untuk foto-foto dan makan siang. hehehe ....
Jalan membelah bukit kapur sebelum Pantai Soge
Jalan membelah bukit kapur sebelum Pantai Soge
Pantai Soge
Pantai Soge
Jembatan setelah Pantai Soge
Jembatan setelah Pantai Soge
PLTU Sudimoro
PLTU Sudimoro
Pemandangan pantai sepanjang jalan membuat serasa di Great Ocean Road Australia (soalnya belum pernah deh hehehe ...). Pantai Soge (koordinat S8.24754 E111.26432). Setelah pantai, ada jembatan yang bentuknya unik. Sepanjang rute ini hampir semua didominasi pantai dan bukit kapur yang indah dengan kondisi jalan yang lebar dan mulus.

Tetapi ternyata, gak semua jalan mulus, ada  jalan yang sedang dalam proses perbaikan, tapi nampaknya tahun ini juga proses perbaikannya selesai. Jalan yang sedang proses giling basah sepanjang sekitar 5 km, di sekitar Dongko. Jalan jelek ini yang membuat perkiraan waktu tempuh meleset jadi lebih lama hehehe, selain udah mulai lelah juga karena banyak kendaraan lain yang mulai serobotan.

Hambatan mulai terasa ketika lewat Blitar, hujan besar mulai turun yang membuat pandangan terganggu dan mulai banyak truk dan bis besar, jadi susah nyalip. Istirahat  makan malam sekitar Blitar, lupa di daerah mana, gak sempet tagging pake gps hehehe, udah lelah dan lapar. 

Setelah makan, hujan masih aja turun dan semakin besar, nampaknya akan terlambat sampai ke Malang. Padahal kalau masih siang, nampaknya banyak pemandangan yang terlewatkan. 

Akhirnya setelah jauh dari perkiraan sampai, nyampe juga ke Rani Homestay (S8.01809 E112.76112) di Kecamatan Tumpang jam 10 malam. Istirahat sejenak untuk menikmati sunrise di Bromo esoknya pada jam 1 pagi harus sudah berangkat. Jarak tempuh dari Pantai Klayar ke Tumpang sejauh 296 km dan ditempuh sekitar 7 jam di luar makan dan istirahat. Malamnya tidur bener-bener nyenyak deh, gak sabar dan deg-degan nunggu sunrise besoknya, khawatir hujan, karena masih hujan sampai berangkat tidur.
  
Total perjalanan hari kedua sejauh 379,1 km dengan waktu tempuh 15 jam berikut makan, istirahat dan foto-foto hehehe .. Ini screen capture Google Earth-nya.
Menyusuri Indahnya Jalur Lintas Selatan Pacitan (Trip to Jatim day 2)
Screen capture Google Earth hari kedua
Tulisan terdiri dari 8 tulisan yang merupakan rangkaian cerita perjalanan. Ceritanya bisa disimak di link berikut :
-Perjalanan ke Wonosari
-Menyusuri Indahnya Jalur Lintas Selatan Pacitan
-Keindahan Pantai Klayar Pacitan
-Menikmati Keindahan Sunrise di Bromo
-Pesona Keindahan Jalan Lintas Selatan Wonosari sampai Trenggalek
-Pesona Keindahan Kaldera Gunung Bromo
-Menikmati Hawa Pegunungan Cemoro Sewu dan Telaga Sarangan
-Menikmati Sunrise di Puncak Posong dan Hangatnya Mie Ongklok
loading...

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Menyusuri Indahnya Jalur Lintas Selatan Pacitan (Trip to Jatim day 2)"

Post a Comment

Terima kasih telah berkomentar

Artikel Terkait :

Hotel, Kereta Api dan Tiket Pesawat Termurah by Pegipegi