Menghemat Air untuk Menyiram Tanaman

Musim kemarau nampaknya masih menghadang. Tanaman di dalam pot tentunya membutuhkan siraman ekstra. Tetapi tentunya berebut dengan kebutuhan sehari-hari. Selain itu juga nampaknya kurang bijaksana menyiram tanaman menggunakan air bersih.

Untuk menghemat pengeluaran air bersih, sebaiknya disediakan ember besar di beberapa tempat yang memang biasanya ada potensi pembuangan air. Misalnya di bawah kran atau di ujung saluran pembuangan.

Kebutuhan air untuk menyiram tentunya harus terbebas dari minyak, sabun dan detergen. Kerena akan mengganggu pertumbuhan tanaman atau bahkan kematian.

Air bekas penampungan wudhu adalah yang paling aman. Karena bersih dan terbebas dari ketiga hal tadi. Salain bekas wudhu, apabila memiliki kolam dapat mengambil dari kolam dan kolam diisi kembali dengan air bersih. Usahakan cuci tangan (tanpa sabun) menggunakan gayung saja, supaya air bekasnya bisa ditampung dan dipakai untuk menyiram juga.

Saya menyarankan menyiram itu sore hari atau malam hari saja. Karena kalau pagi hari, akan banyak air yang diuapkan dari permukaan tanah di pot. Kalau malam hari, sepanjang malam penguapan relatif lebih sedikit dan juga akan mencegak kucing buang kotoran sembarangan di dalam pot.

Itu saja tips mengirit air untuk menyiram tanaman. Semoga bermanfaat.
loading...

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Menghemat Air untuk Menyiram Tanaman"

Post a Comment

Terima kasih telah berkomentar

Artikel Terkait :

Hotel, Kereta Api dan Tiket Pesawat Termurah by Pegipegi