Aktifitas Gunung Bromo Menurun Tetapi Abunya Masih Mengganggu Penerbangan

Abu vulkanik Gunung Bromo. Foto : SindoNews.

Meskipun aktifitas vulkanik Gunung Bromo sudah mulai menurun dibandingkan hari-hari sebelumnya tetapi abu vulkanik yang mengarah ke barat masih mengganggu penerbangan dari dan ke Bandara Abdulrachman Saleh, Malang. Demikian berita yang dirilis SindoNews.

Kepala UPT Bandara Abdulrachman Saleh Malang Suharno menyampaikan informasi bahwa penutupan bandara kembali diperpanjang hingga Sabtu, 9 Januari 2016. "Diperpanjang hingga besok, pukul 07.30 WIB," katanya melalui pesan pendek, Jumat (8/1/2016).

Berdasarkan informasi dari Pos Pantau Gunung Api di Cemoro Lawang, aktifitas Gunung Bromo menunjukkan penurunan. Aktifitas rutin Bromo tanggal 8 Januari 2016, mulai pukul 00.00-06.00 WIB, asap kelabu sedang-tebal masih keluar dari kawah.

"Tinggi asap berkisar 400 meter dari puncak atau 2.729 meter dpl," ujar Kepala Pos PGA Gunung Bromo Ahmad Subhan.

Menurutnya, rekam seismik juga mulai menurun. Hingga pukul 06.00 WIB, tremor amax: 2-19 milimeter dan dominan 4 milimeter. Suara gemuruh sedang juga masih terdengar dari kawah. "Semoga lekas normal," katanya.

Sementara itu, berdasarkan pantauan, hujan abu tipis pagi tadi juga mengguyur sebagian wilayah Kabupaten Malang dan Kota Malang. Beberapa pengguna jalan sedikit terganggu meskipun sudah menggunakan helm standar.

Meskipun aktifitas vulkanik Gunung Bromo sudah menurun ternyata abunya masih menggangu penerbangan. Selain mengganggu penerbangan juga masih berdampak ke masyarakat sekitar Gunung Bromo.
loading...

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Aktifitas Gunung Bromo Menurun Tetapi Abunya Masih Mengganggu Penerbangan"

Hotel, Kereta Api dan Tiket Pesawat Termurah by Pegipegi