Asal Pilih GPS Bisa Mengakibatkan Kecelakaan

Ilustrasi gps Garmin 60CSx terpasang di sepeda motor trail Kawasaki KLX150S.
Ilustrasi gps Garmin 60CSx terpasang di sepeda motor trail Kawasaki KLX150S.
GPS merupakan piranti yang digunakan untuk menetukan lokasi. Dalam perkembangannya, GPS dipakai untuk pemetaan dan navigasi serta keperluan lain. Nah, navigasi inilah yang banyak membantu traveller untuk melakukan cruising, baik di perkotaan maupun di hutan atau pedalaman yang tidak atau belum ada jalannya. Tetapi pemilihan dan pemakaian GPS yang tidak bijak malah bisa menjadi bumerang, karena bisa saja malah mengakibatkan kecelakaan.

Kecelakaan yang diduga akibat salah melihat peta GPS ini terjadi di musim Mudik Lebaran 1436 H. Terjadi kecelakaan di jalur mudik lintas Selatan di sekitar Tasikmalaya seperti berita yang dilansir Pikiran Rakyat Online berikut.

Sebuah mobil jenis Avanza warna silver pemudik asal Jakarta tersungkur ke jurang di kawasan Kampung Tagog Pamoyanan, Kecamatan Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya. Meski tidak tebing tidak terlalu tinggi hanya sekitar 2 meter kedalamannya, kendaaraan yang dikemudikan pemudik hampir terbalik.

Pemudik tersebut nyasar saat hendak pulang ke Jakarta. Dengan mengikuti arah dan jalur jalan yang ada di peta gps smartphone, pengendara terus melaju tidak menyangka bahwa jalan di kawasan tersebut banyak jurang.

Selain itu jalan jalur selatan di wilayah Tasikmalaya sepanjang Rajapolah-Pamoyanan-Jamanis-Ciawi-Gentong minim penerangan jalan umum (PJU). Hal ini sangat menyusahkan para pengendara apalagi pemudik asal luar Tasikmalaya yang tidak begitu mengatahui medan jalur yang dilaluinya.

Menurut Jajang (34) warga sekitar menyebutkan, kejadian Jumat (24/7/2015) dini hari sekitar pukul 1.00 WIB. Sementara warga mengetahu setelah korban berteriak minta tolong, sehingga warga bermunculan dan langsung melakukan evakuasi penumpang. "Tidak ada korban dalam kejadian tersebut, 3 penumpang mengalami luka dan dilarikan ke Puskesmas terdekat. Sementara penumpang lainnya hanya sok saja," ujarnya.

Sementara warga berkerumun di lokasi kejadian untuk menyaksikan lebih dekat. Selain itu, warga pun siap membatu melakukan evakusi kendaraan yang terongok dijurang tersebut.

Jika membaca berita tersebut, orang awam tentunya berfikiran bahwa salah satu penyebab kecelakaan itu adalah GPS. Saya tidak menyalahkan pendapat itu. Tetapi mari kita evaluasi penggunaan GPS oleh kendaraan yang mengalami kecelakaan itu. Banyak juga keluhan ketika menggunakan GPS malah nyasar.

Saya menduga GPS yang dipakai oleh mobil itu adalah jenis bawaan di perangkat android. Nah, berdasarkan pengalaman, saya sangat meragukan GPS bawaan android. Yang paling aman adalah memasang atau meng-install software GPS yang sudah teruji kehandalannya. Saya tidak merekomendasikan salah satu merk, tetapi berdasarkan pengalaman crusing menggunakan GPS, software Garmin dan Navitel sangat mudah digunakan dan tersedia update peta yang dapat diuduh secara gratis. Salah satu situs yang menyediakan peta Indonesia gratis dari berbagai software adalah Navnet.

GPS memang tidak harus mahal tetapi bijaklah dalam penggunaannya agar tidak tersesat/nyasar atau bahkan kecelakaan. Banyak koq tips penggunaan GPS agar optimal dalam memandu perjalanan kita. Semoga tidak ada lagi kecelakaan yang diakibatkan salah membaca peta di GPS.
loading...

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Asal Pilih GPS Bisa Mengakibatkan Kecelakaan"

Hotel, Kereta Api dan Tiket Pesawat Termurah by Pegipegi