Sanksi jika Telat Laporkan SPT Pajak Tahunan

Lapor SPT Pajak Tahunan dengan e-filing. Sumber : jdponline. Sumber tulisan : http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2015/03/12/0616002/Ini.Sanksi.jika.Telat.Laporkan.SPT.Pajak.Tahunan
Lapor SPT Pajak Tahunan dengan e-filing. Sumber : jdponline.
Ternyata jika  terlambat melaporkan SPT Pajak Tahunan bisa terkena sanksi. Berita tentang sanksi jika telat laporkan SPT Pajak Tahunan ini seperti dirilis Kompas.

Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (Ditjen Pajak Kemenkeu) menghimbau kepada para wajib pajak, baik orang pribadi maupun badan hukum, agar tidak terlambat melaporkan surat pemberitahuan (SPT) pajak tahunan. Sebab, ada sanksi bagi wajib pajak yang terlambat melapor, seperti diatur dalam Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2007 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (UU KUP).

"Untuk orang pribadi (OP) yang terlambat menyampaikan SPT, sanksi administrasinya Rp 100.000," kata Anita W, Kasubdit Humas Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan di Jakarta, Selasa (10/3/2015) malam.

Anita mengatakan, pelaporan SPT pajak tahunan akan ditutup pada 31 Maret ini. Artinya, jika wajib pajak baru melapor tanggal 1 April, maka dia wajib membayar sanksi Rp 100.000. Sementara itu, badan hukum yang terlambat melaporkan SPT pajak tahunan akan dikenakan sanksi sebesar Rp 1.000.000.

Sementara itu, wajib pajak yang tidak melaporkan SPT pajak tahunan karena alpa atau lalai tidak menyampaikan SPT, atau menyampaikan SPT tetapi dengan isi tidak benar atau tidak lengkap, tidak dikenai sanksi pidana apabila perbuatan tersebut baru pertama kali dilakukan, sesuai dengan Pasal 13A Undang-Undang Ketentuan Umum dan Tata Cata Perpajakan (UU KUP).

"Akan tetapi, wajib pajak wajib melunasi pajak terutang beserta sanksi kenaikan 200 persen," kata Hendri.
Selanjutnya, sesuai Pasal 38 UU KUP, apabila wajib pajak alpa atau lalai tidak menyampaikan SPT, atau menyampaikan SPT tetapi dengan isi tidak benar, dan ini merupakan laporan setelah kali pertama atau untuk kali kedua dan seterusnya, maka mereka akan dikenakan sanksi pidana denda paling sedikit satu kali dan paling banyak dua kali jumlah pajak terutang.

"Atau pidana kurungan paling singkat tiga bulan, dan paling lama satu tahun," sambung dia.

Jadi, daripada terkena sanksi karena terlambat menyampaikan SPT Pajak Tahunan mending segera mengisi e-filing.
loading...

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Sanksi jika Telat Laporkan SPT Pajak Tahunan"

Hotel, Kereta Api dan Tiket Pesawat Termurah by Pegipegi