Lampu HID Cocokkah Dipasang di Motor ?

Lampu HID (High Intensity Discharge) yang lebih dikenal dengan nama lampu Xenon mampu menghasilkan cahaya dengan tingkat intensitas yang tinggi. Warna lampu HID berbeda-beda, sesuai dengan derajat Kelvin: 4300K Kuning, 5500K Putih Kekuningan, 6500K Putih, 8500K Putih-biru, 10000K Biru agak ungu, 12700K Ungu, 15000K Pink. Nah, sekarang ini motor-motor mulai dipasang lampu HID.

Permasalahannya adalah batok lampu motor itu tidak ada proyektornya, sehingga apabila dipasang lampu HID, cahayanya akan menyebar ke samping dan ke atas. Ini jelas membahayakan, karena dengan tingkat intensitas cahaya yang sangat terang akan menyilaukan pengemudi yang berawanan arah.

Sering kejadian, ketika saya berpapasan dengan motor berlampu HID dan saya merasa silau maka saya selalu menyalakan hi beam plus fog lamp sekalian. Ini sebagai wujud rasa jengkel saya ke motor yang menyilaukan saya deh. Akibatnya sudah dipastikan motor akan kelabakan karena hi beam saya 100 watts dan fog lamp saya 56 watts. Dapat dibayangakn jika pengemudi lain bersikap sama dengan saya, yaitu melawan dengan hi beam ketika ketemu lampu yang menyilaukan.

Jadi menurut saya, motor itu tidak sepatutnya dipasang lampu HID, kecuali batok lampunya dipasang proyektor sehingga tidak menyilaukan pengendara yang berlawanan arah.
loading...

Postingan terkait:

2 Tanggapan untuk "Lampu HID Cocokkah Dipasang di Motor ? "

dito perdana said...

butuh peran serta pemerintah dan kepolisian untuk ikut menertibkan hal seperti itu pak, yang repot ternyata yang pake motorna teh pulisi... hadeuh...

Ghost Ships said...

bener Boss... lampu HID emang menyilaukan dan membahayakan, perlu tindakan tegas

Hotel, Kereta Api dan Tiket Pesawat Termurah by Pegipegi