Saus yang Pakai Pewarna Tekstil Ini Sudah 14 Tahun Diproduksi dan Diedarkan di Jabar


Bandung - Pabrik saus cabai dan saus tomat di Cicukang, Kota Bandung disebut telah beroperasi sejak tahun 2000 atau sekitar 14 tahun lebih. Bahan baku saus tidak menggunakan cabai atau tomat, melainkan pewarna tekstil. Saus yang berbahaya bagi kesehatan ini diedarkan ke seluruh pasar di wilayah Jawa Barat, tak terkecuali Kota Bandung.

"Saus ini diedarkan ke seluruh pasar di Jabar. Kapasitas produksinya sudah termasuk skala besar sehingga bisa mengirim sampai ke seluruh pasar," ujar Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Angesta Romano Yoyol disela-sela penggerebekan di pabrik Jalan Cicukang No 6 RT 03 RW 04 Kelurahan Caringin Kecamatan Bandung Kulon.

Yoyol mengaku khawatir, saus-saus palsu ini telah banyak dikonsumsi oleh masyarakat, padahal saus ini memiliki efek yang fatal bagi kesehatan.

"Sudah 14 tahun, yang konsumsi ini juga kalangan menengah ke bawah. Kasihan kan kalau mereka sampai sakit," katanya.

Warga pun diminta lebih selektif dalam memilih produk makanan. Pastikan tersertifikasi Depkes dan BPOM.

Dalam membuat saus sambal dan saus tomat, pabrik ini hanya mengunakan bahan-bahan kimia tanpa menggunakan bahan baku asli berupa cabai giling atau tomat.

"Bahan yang digunakan itu ampas tapioka, ekstrak bawang putih, ekstrak cabai leoserin capsikum, saskrin, garam, cuka, potasiun pospat, cairan tomat dan pewarna tekstil," katanya.

Cara pembuatannya yaitu seluruh bahan dicampurkan dalam satu drum lalu kemudian dilarutkan dengan air panas kurang lebih 30 liter. Kemudian bahan diaduk sampai larut dengan cara dimixer.

Setelah larut, saus sambal yang sudah jadi akan dikemas untuk diedarkan ke pasar-pasar. Merek-merek saus yang diproduksi pabrik ini antara lain Sinarsari, Unggul Sari dan Indosari.

Sumber : Detik
loading...

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Saus yang Pakai Pewarna Tekstil Ini Sudah 14 Tahun Diproduksi dan Diedarkan di Jabar"

Hotel, Kereta Api dan Tiket Pesawat Termurah by Pegipegi