Data yang Bisa Dibaca dari Black Box AirAsia

FDR dan CVR

Black box dari airline AirAsia QZ8501 telah ditemukan. Apa saja data yang bisa diperoleh dari black box?

Ada dua jenis black box yang ditemukan, yaitu Flight Data Recorder (FDR) dan Cockpit Voice Recorder (VCR). FDR telah diangkat dari kedalaman 32 meter dan diserahkan ke KNKT. CVR ditemukan 20 meter dari FDR, saat ini masih berada di dasar laut.

Black box yang sejatinya berwarna oranye ini didesain antirusak, tahan air hingga selama dua bulan, tahan benturan, dan tahan panas hingga 1.000 derajat. Kalaupun rusak, biasanya hanya bagian luarnya, memori black box tetap dalam kondisi baik.

FDR merekam data teknis penerbangan. Durasi rekamnya 25-30 jam. Artinya, setelah 25-30 jam, data sebelumnya akan dihapus dan data baru direkam. Sementara CVR merekam data suara yang ada di pesawat. Durasi rekamnya 30 menit. Artinya, setelah 30 menit, data sebelumnya akan dihapus dan data baru direkam. CVR dan FDR ini akan hidup secara otomatis apabila mesin pesawat dihidupkan.

Grafis membaca data black box.

Baik FDR maupun CVR akan dibaca di Indonesia. KNKT telah memiliki alat untuk membaca kedua alat tersebut. Pembacaan akan dilakukan di laboratorium KNKT di Jl Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat.

Sumber : Detik
loading...

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Data yang Bisa Dibaca dari Black Box AirAsia"

Hotel, Kereta Api dan Tiket Pesawat Termurah by Pegipegi